anakku yang slalu terkenang

 

rindu tak ternilai
sekedar hanya ingin mengetahui
apakah mereka mencari
sesosok ayah tak terhargai

begitu polos mereka
begitu mudah tipu daya
jika kah mereka bertanya
jika mereka kebenarannya
semudah itukah hati menyisih
di balik ku yang tertatih
di balik bahasa kalbu berunduh
tetap bagiku suatu perih
karna yang dibungkam
karna aku mereka di zholim
serasa tak ada hati tertanam
serasa manusia tak bermalam

 

(karya : dian a. noor)

Puisi ini bersumber dari : http://www.gudangpuisi.com/2012/01/anakku-yang-slalu-terkenang-4.html#ixzz1ieuUSI6Z 
Blogger yang beretika selalu menampilkan sumbernya. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s