1)      CONTOH PENGGUNAAN MODEL SISTEM UMUM

Pasar Swalayan
Arus Material : barang – barang yang dijual.
Arus personil : manajer toko, pegawai gudang, kasir.
Sumber daya mesin : lemari pendingin, kotak peraga, rak-rak, dan komputer.
Arus uang : pemasukan terutama disediakan oleh pembeli dan pengeluaran kepada pemasok , pegawai dan pemilik.
Proses transformasi : pembungkusan barang, mengatur barang di rak.
Elemen manajemen sistem konseptual : manajer toko dan asisten.
Pengolah informasi : komputer dan pembaca barcode serta kasir.

SISTEM FISIK
Merupakan sistem terbuka yang berhubungan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya fisik, dimana input datang dari lingkungan perusahaan , terjadi suatu transformasi dan akhirnya output dikembalikan ke lingkungan yang sama.

Arus Material
Material input diterima dari pemasok bahan mentah dan komponen rakitan. Material ini lalu disimpan sampai dibutuhkan dalam proses transformasi. Material kemudian masuk dalam kegiatan manufaktur, setelah melalui proses transformasi material yang sudah berubah menjadi barang jadi disimpan untuk kemudian menjadi output yang disitribusikan ke pasar.

Arus Personil
Input personil berasal dari lingkungan, yang biasanya diproses oleh fungsi sumber daya manusia kemudian ditugaskan ke berbagai area fungsional dimana mereka terlibat dalam proses transformasi baik langsung maupun tak langsung.

Arus Mesin

Mesin-mesin diperoleh dari pemasok dan biasanya berada untuk jangka waktu lama. Mesin adalah sumber daya yang terlibat secara langsung dalam berbagai bentuk, input, pemrosesan, dan output.

Arus Uang
Uang terutama diperoleh dari pemilik sebagai modal dan dari pembeli yang memberikan pendapatan penjualan ataupun dari berbagai lembaga yang memberikan pinjaman dan juga pemerintah.

Contoh Penggunaan Model Sistem Umum
Pasar swalayan, Arus material barang yang dijual, mengalir kepada manajer toko, pegawai,maupun kasir. Dan kemudian arus uangnya itu yang paling utama, disediakan oleh pembeli dan pengeluaran kepada pemasok barang, pegawai serta pemilik.

 

 2)      TAHAPAN PEMECAHAN MASALAH DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SISTEM

                1. Usaha Persiapan
                   -Memandang perusahaan sebagai suatu sistem.
                   -Mengenal sistem lingkungan.
                   -Mengidentifikasi subsistem perusahaan.

                2. Usaha Definisi
                    Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem.
                    Tujuannya : mengidentifikasi tingkat sistem tempat persoalan berada.
                    Menganalisis bagian-bagian sistem dalam suatu urutan tertentu :
                   – Mengevaluasi standar.
                   – Membandingkan output dengan standar.
                   – Mengevaluasi manajemen.
                   – Mengevaluasi pemroses informasi.
                   – Mengevaluasi input dan sumber daya input

                  3. Usaha Persiapan
                   Pertimbangan alternatif yang layak.
                   – Mengevaluasi berbagai solusi alternatif.
                   – Memilih solusi terbaik.
                   – Menerapkan solusi.
                   – Memastikan bahwa solusi tersebut efektif.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s